Minggu, 18 Juli 2010

Topan Conson Menuju Vietnam

Liputan6.com, Hanoi: Badai Conson diperkirakan akan tiba di Pantai Teluk Halong di Vietnam utara, Sabtu (17/7). Akibatnya, sejumlah kelompok wisata yang datang ke Teluk Halong dan di daerah-daerah dekat pantai pada akhir pekan ini dibatalkan. Pihak militer mengungsikan sekitar 150.000 orang di jalan-jalan.

Selain itu, pihak penerbangan nasional Vietnam Airlines mengatakan, sedikitnya empat penerbangan datang dan berangkat dari Haiphong akan dihentikan Sabtu ini. Bukan cuma itu, kapal-kapal nelayan yang berlayar ke sekitar Teluk Halong diimbau kembali ke pelabuhan dari Laut Cina Selatan.

Topan dan badai tropika secara rutin menghantam Filipina, China, Taiwan dan Jepang dalam tengah tahun kedua, setelah menghimpun kekuatan dari perairan panas Lautan Pasifik atau Laut China Selatan sebelum biasanya melemah saat sampai di darat.

------------------------
" Alam dan Adat Bicara"
READ MORE - Topan Conson Menuju Vietnam

Belasan Orang Tewas Terseret Banjir


Liputan6.com, Hubei: Hujan deras terus menguyur Provinsi Hubei di wilayah Cina Tengah. Akibat hujan, Sungai Yang-Tze meluap, Sabtu (17/7). Sekitar 5.000 orang telah dievakuasi, sementara korban tewas akibat terseret banjir berjumlah 11 orang.

Di Nanjing, beberapa kendaraan tersapu banjir saat melintas di jembatan. Regu penyelamat segera mengevakuasi dengan bantuan anggota militer. Hujan deras juga mengguyur Provinsi Anhui dan menyebabkan genangan air di beberapa tempat. Warga membuat penangkal banjir dengan menggunakan karung tanah.

Sementara itu, badai tropis Conson merangsek Hainan, Cina selatan, Jumat malam waktu setempat. Badai datang dengan kekuatan angin 120 kilometer per jam. Dua orang tewas akibat tertimpa papan reklame yang jatuh. Lebih dari 40 ribu warga telah dievakuasi. Sementara jadwal 80 penerbangan dibatalkan hingga cuaca membaik [baca: Badai Conson Hantam Cina, Dua Tewas].(IAN)

------------------------
" Alam dan Adat Bicara"
READ MORE - Belasan Orang Tewas Terseret Banjir

Api Hanguskan Tiga Ruko di Pusat Perbelanjaan Samarinda


Liputan6.com, Samarinda: Petugas pemadam kebakaran Kota Samarinda, Kalimantan Timur, harus bekerja keras sepanjang Kamis (1/1) malam. Mereka berjuang menjinakkan api yang menghanguskan tiga rumah toko di pusat perbelanjaan Citra Niaga.

Kobaran api pertama kali muncul pada pukul 23.30 WITA dan dengan cepat merambat. Api membakar dua ruko lainnya yang terletak bersebelahan.

Petugas hanya bisa memadamkan api dari luar karena ketiga ruko terkunci rapat. Ruko baru bisa dibuka ketika pemiliknya datang. Tak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran yang diduga dipicu hubungan pendek arus listrik ini. Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.(TOZ/Imron Rosyadi)

------------------------
" Alam dan Adat Bicara"
READ MORE - Api Hanguskan Tiga Ruko di Pusat Perbelanjaan Samarinda

Tertidur, Dua Penjaga Kios Hangus Terbakar


Liputan6.com, Tangerang: Dua penjaga kios di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten, hangus terbakar karena tertidur saat api melalap bangunan kios. "Kedua orang itu lagi tidur dan akibatnya hangus terbakar," kata Marzuki, pemilik kios sepeda yang berdekatan dengan kios korban, Sabtu (17/7).

Menurut Marzuki kebakaran terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Tiga kios hangus terbakar. Dugaan sementara api dari kios sembako yang disebabkan karena konsleting listrik. Kios yang sebagian terbuat dari kayu membuat api cepat membesar. Korban yakni Asri dan Dayat merupakan penjaga kios sembako.

Asri ditemukan tewas dengan kondisi tubuh yang hangus dan kaki kirinya bunting. Sedangkan dayat sekujur tubuhnya hangus terbakar. "Kedua korban dalam keadaan yang mengenaskan. Semua tubuhnya hangus. Sepertinya tidak bisa lagi menyelamatkan diri dan tertimpa kayu bangunan kios," bebernya.(ANT/JUM)

------------------------
" Alam dan Adat Bicara"
READ MORE - Tertidur, Dua Penjaga Kios Hangus Terbakar

Badai Conson Tewaskan 67 Orang


Jakarta - Badai Conson menyerang Vietnam, setelah menghajar bagian tenggara China, di Pulau Hainan dan Filipina. Sedikitnya 67 orang tewas dalam bencana alam ini.

Pemerintah Filipina memperkirakan korban masih bisa bertambah lagi. Demikian ditulis AFP, Sabtu (17/7/2010). Pihak Angkatan Laut Filipina masih terus melakukan pencarian pada 43 pelaut dan nelayan yang dilaporkan hilang.

Angin topan ini juga menghancurkan ribuan rumah, menenggelamkan lusinan kapal, serta mencabut pohon-pohon serta tiang listrik.

Di China, badai menewaskan setidaknya dua orang, seorang petugas keamanan dan seorang pengendara motor. Badai juga menghancurkan jaringan listrik ketika menerpa Hainan, Jumat kemarin.

Pihak pemerintah setempat mengevakuasi 40 ribu orang ke tempat yang lebih aman dari daerah wisata Hainan ini. Sejumlah kapal Vietnam di perairan China Selatan juga dilapokan tengelam.

------------------------
" Alam dan Adat Bicara"
READ MORE - Badai Conson Tewaskan 67 Orang

Hujan Cuma Dua Jam, Singapura Terendam


KOMPAS.com - Rupanya, tadi pagi, Sabtu (17/7/2010), Singapura sempat terendam banjir. Ada 20 titik kawasan, khususnya di bagian timur dan tengah negara pulau itu yang terlanda air bah. Pihak aparat berwenang, saat kejadian itu mengevakuasi sekitar 60 warga.


Catatan Xinhua dan Channel NewsAsia menunjukkan, hujan deras efek Badai Conson cuma berlangsung dua jam sejak pukul 04.00 waktu setempat. Curah hujan 178,4 milimeter tercatat terjadi di kawasan tengah Singapura. Lalu, curah hujan 179,6 milimeter terjadi di kawasan timur.

Kalau dihitung, curah hujan dalam posisi itu jauh lebih tinggi dari total rata-rata curah hujan pada Juli yakni di angka 158,3 milimeter. Sementara, Badan Air Nasional Singapura (PUB) mengatakan tinggi air banjir mencapai angka 300 milimeter dan berlangsung setengah jam.

------------------------
" Alam dan Adat Bicara"
READ MORE - Hujan Cuma Dua Jam, Singapura Terendam

Jumat, 16 Juli 2010

Banjir Bandang Tewaskan 15 Warga Yaman


Liputan6.com, Sanaa: Sedikitnya 15 orang tewas akibat hujan deras yang akhirnya menjadi banjir bandang di tiga provinsi di Yaman, kemarin. Korban tewas di antaranya adalah tujuh orang, termasuk dua perempuan dan tiga anak di Provinsi Ibb, sekitar 150 km di selatan ibukota Sanaa.

Seperti dilansir Xinhua, Kamis (15/7), lima orang termasuk seorang anak tewas dan empat orang lainnya terluka. Mereka menjadi korban longsor yang menghancurkan sebuah bendungan di wilayah Hattab Bany, Provinsi Dhamar.

Sedangkan di wilayah Wisab Assafil dan Desa Maghrabat Khaish di Dhamar, banjir bandang menghanyutkan sebuah mobil. Kejadian ini mengakibatkan tewasnya seorang wanita yang berada di dalamnya.

Di ibu kota Yaman, Sanaa, satu orang tewas akibat banjir. Seorang berkewarganegaraan Ethiopia turut tewas akibat hubungan pendek arus listrik yang disebabkan banjir bandang tersebut.

Adapun sejumlah orang dinyatakan hilang dalam bencana alam di provinsi tersebut. Untuk itu, operasi pencarian yang dilakukan oleh tim penyelamat polisi masih terus berlangsung.(AST/ANS)

-------------------------
" Alam dan Adat Bicara"
READ MORE - Banjir Bandang Tewaskan 15 Warga Yaman

Banjir di Jepang Barat, Tujuh Tewas



Liputan6.com, Hiroshima: Banjir dan tanah longsor menerjang Hiroshima yang berada di bagian selatan Chugoku, Jepang, baru-baru ini. Akibatnya, tujuh orang tewas dan delapan lainnya hilang.

Tiga korban tewas adalah orang tua. Sedangkan korban yang hilang diduga terseret arus deras, setelah kendaraan mereka terendam banjir. Tak hanya banjir, tanah longsor juga menghancurkan rumah di Yaotsu, Kamis malam.

Cuaca buruk dan hujan lebat diperkirakan akan terus terjadi di berbagai daerah. Penduduk diimbau bersiap menghadapi cuaca buruk yang datang di musim ini.(NHK/DES)

-------------------------
" Alam dan Adat Bicara"
READ MORE - Banjir di Jepang Barat, Tujuh Tewas

8.000 Tabung Gas Dalam Kondisi Rusak


PAREPARE, KOMPAS.com — Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Parepare, Sulawesi Selatan, menemukan sedikitnya 8.000 tabung elpiji ukuran tiga kilogram dalam kondisi rusak di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji PT Luwu Raya.

"Hari ini kami menemukan sedikitnya 8.000 tabung elpiji ukuran 3 kilogram (kg) dalam kondisi rusak. Umumnya, tabung-tabung tersebut sudah dalam kondisi berkarat dan bocor," kata Ketua Komisi III DPRD Parepare Kaharuddin Kadir, Jumat (16/7/2010).

Kaharuddin mengatakan, tingkat kerusakan tabung gas ukuran 3 kg cukup tinggi di Kota Parepare. Bagian yang rawan rusak adalah pegangan tangan, rubber, seal, dan kaki penahan, serta tabung yang sudah dalam kondisi berkarat.

"Sekitar 80 persen tabung yang rusak tersebut sudah dalam kondisi berkarat. Selain itu kami juga menemukan beberapa tabung yang sudah bocor," kata Kaharuddin.

Manajer SPBE PT Luwu Raya, Parepare, Tarigan, SE, mengakui, tabung-tabung elpiji yang rusak tersebut diterima dari sejumlah agen penjualan elpiji dari berbagai wilayah di sekitar Kota Parepare.

"Seharusnya tabung-tabung ini segera diganti oleh pihak Pertamina. Namun, lamanya proses penukaran membuat tabung elpiji ini menumpuk di SPBE yang kami kelola," kata Tarigan.

Selain tabung rusak, kata Tarigan, sedikitnya 700 tabung elpiji ukuran 3 kg tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) yang kini ditampung di SPBE.

"Soal tabung yang tidak memenuhi ketentuan, kami tahu sebab kami bisa melihat dari kemasan tabung yang tidak memiliki cap SNI," kata Tarigan.

-------------------------
" Alam dan Adat Bicara"
READ MORE - 8.000 Tabung Gas Dalam Kondisi Rusak

Batavia Air Harus Ganti Rugi Maksimal


PEKANBARU, KOMPAS.com — Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia atau YLKI menyatakan, maskapai Batavia Air harus mengganti secara maksimal semua kerugian penumpangnya akibat insiden yang dialami menyusul terjadinya pendaratan darurat.

"Penumpang tidak hanya mendapatkan kompensasi seperti penginapan, tetapi juga ganti rugi karena bagaimanapun insiden yang dialami Batavia telah mengancam keselamatan penumpang," ujar pengurus harian YLKI, Tulus Abadi, di Pekanbaru, Jumat (16/7/2010).

Sebelumnya, pesawat Batavia dengan nomor penerbangan BTV 562 rute Pekanbaru-Jakarta yang membawa 186 penumpang melakukan pendaratan darurat di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Kamis, pukul 20.30.

Peristiwa itu terjadi menyusul meledaknya mesin jet yang terdapat pada bagian sayap kiri pesawat sebanyak dua kali. Ledakan dirasakan penumpang sesaat setelah pesawat dengan jenis Airbus A320 dengan resgitrasi PK-IVD itu lepas landas dari bandara setempat pukul 18.55 WIB.

Meski semua penumpang dan awak pesawat dilaporkan selamat dalam insiden itu, mereka terlihat trauma bahkan histeris ketika keluar dari pesawat. Pasalnya, mereka merasakan guncangan akibat suara ledakan yang membuat pesawat berputar-putar 1,5 jam menghabiskan avtur sebelum mendarat darurat.

Dari total 186 penumpang, terdapat 49 orang di antaranya membatalkan perjalanan untuk diterbangkan keesokan harinya karena trauma dan hanya mendapatkan uang kembali seharga tiket pesawat tanpa disertai kompensasi ataupun ganti rugi.

Adapun 137 penumpang lagi hanya mendapatkan kompensasi sebesar Rp 350.000 per penumpang sebagai biaya penginapan hotel berikut ongkos taksi yang harus dicari sendiri oleh para penumpang.

"Itu merupakan pelayanan maksimal yang kami berikan kepada penumpang sebagai bentuk kompensasi akibat insiden kerusakan pesawat, sedangkan penumpang yang membatalkan penerbangan maka uang dikembalikan sesuai harga tiket yang berlaku," ujar District Manager Batavia Air Pekanbaru Zulkifli.

Menurut Tulus, perlakuan yang diberikan manajemen Batavia di Pekanbaru itu dinilai telah melanggar peraturan yang berlaku, seperti undang-undang perlindungan konsumen dan aturan Menteri Perhubungan KM 25 tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Angkutan Udara.

Dalam aturan menteri itu jelas disebutkan bahwa setiap maskapai harus menjamin keamanan, keselamatan, dan kenyamanan serta pelayanan maksimal kepada para penumpang pesawat udara sebagai bentuk tanggung jawab penyelenggara angkutan udara.

"Jadi bukan hanya sebatas kompensasi, melainkan juga ganti rugi karena ketiga unsur, yakni keamanan, keselamatan, dan kenyamanan, penumpang pesawat udara telah diabaikan Batavia dan ini perlu perhatian serius pihak regulator karena sering juga dilakukan maskapai lain," ucapnya.

-------------------------
" Alam dan Adat Bicara"
READ MORE - Batavia Air Harus Ganti Rugi Maksimal

Sampai Malam Nanti, Gerimis Diperkirakan Guyur Jakarta

Liputan6.com, Jakarta: Hujan yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya, Jumat (16/7) pagi, sempat mengakibatkan kemacetan si sejumlah ruas jalan di Ibu Kota. Bagi Anda yang hendak beraktivitas, siang hingga malam nanti, ada baiknya mewaspadai cuaca buruk yang mungkin terjadi.

Berdasarkan perkiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, siang hingga malam nanti, hujan ringan dan berawan akan terjadi di wilayah Jakarta sekitarnya. Beberapa kota besar di Tanah Air, juga diperkirakan mengalami kondisi cuaca yang sama. Di antaranya, Surabaya (berawan), Medan (hujan ringan), Denpasar (berawan), dan Biak (hujan ringan).(ANS)


READ MORE - Sampai Malam Nanti, Gerimis Diperkirakan Guyur Jakarta

Potensi Gempa Naik Dua Kali Lipat

Kenaikan 100 persen tersebut terutama di dekat sumber gempa.

VIVAnews - Tim Revisi Peta Gempa Indonesia 2010 memperkirakan potensi terjadinya gempa meningkat dua kali lipat dari peta bahaya gempa tahun 2002. Tim kemudian melansirkan laporan ini dalam Peta Bahaya Gempa Indonesia 2010 (Probabilitic Seismic Hazard Analysis Map).

"Gempa 2010 luas potensinya semakin besar. Sekitar 2 kali lipatnya dibandingkan peta tahun 2002," kata Ketua Tim, Masyhur Irsyam saat memaparkan peta gempa di Bina Graha, Kompleks Kepresidenan, Jakarta, 15 Juli 2010.

Masyhur menjelaskan, kenaikan 100 persen tersebut terutama di dekat sumber gempa. "Di sekitar patahan dan di sekitar sesar," kata Masyhur.

Tim kemudian membandingkan tingkat guncangan di sejumlah kota pada tahun 2002 dengan 2010. Di Aceh, tingkat guncangan meningkat dari 0,2 g (gravitasi) di 2002 menjadi 0,33 g pada tahun 2010. Di Padang, dari 0,25 g menjadi 0,32 g. Di pulau Jawa, tingkat goyangan meningkat dari 0,15 g menjadi 0,2 g.

"Namun ada juga yang tingkat goyangan menurun. Misalnya di Lampung, dari 0,25 g pada tahun 2002 menjadi 0,2 g pada tahun 2010," lanjut ahli gempa asal Insitut Teknologi Bandung ini.

Namun, Masyhur menjelaskan bahwa pemantauan potensi gempa di Indonesia belum sepenuhnya tuntas. "Masih banyak sesar aktif atau pun patahan tua aktif yang belum dapat diidentifikasi di sekitar pulau Jawa dan Indonesia Timur. (umi)

-------------------------
" Alam dan Adat Bicara"
READ MORE - Potensi Gempa Naik Dua Kali Lipat