Senin, 02 Agustus 2010

Puluhan Ribu Hektare Hutan Register Dibakar


Liputan6.com, Padang Lawas: Puluhan ribu hektare hutan register 40 di Padang Lawas Utara, Sumatra Utara, Ahad (1/8), dibakar orang-orang tak bertanggung jawab. Diduga aksi bertujuan meraup keuntungan besar dalam memperluas lahan. Lahan perkebunan milik warga di Desa Simangambat dan Desa Maju Jaya juga terkena getahnya.

Diduga pelaku pembakaran adalah sebuah perusahaan perkebunan. Aksi ini cukup merugikan. Karena kayu-kayu berharga terbakar seperti kayu kapur, rasak, dan kayu meranti.

Warga berharap pemerintah menindak tegas para perambah hutan, terlebih hutan lindung. Jika perusakan hutan didiamkan, warga khawatir terjadi bencana alam yang mengancam kehidupan mereka. Misalnya longsor dan banjir seperti terjadi di Desa Singkuang, Mandailing Natal pada 2009 silam. Belasan korban jiwa menjadi korban.(AIS)

------------------------
" Alam dan Adat Bicara"
READ MORE - Puluhan Ribu Hektare Hutan Register Dibakar

Banjir China Rusak Pasokan Air Bersih


BEIJING, KOMPAS.com — Banjir yang disebabkan hujan lebat dekat perbatasan Korea Utara memutuskan pasokan air bersih bagi lebih dari 300.000 orang di China timur laut, demikian dikatakan media pemerintah, Senin (2/8/2010).

"Penduduk di kota Tonghua, provinsi Jilin, tanpa pasokan air leiding selama dua hari disebabkan banjir telah merusak pipa-pipa air, dan pemerintah tidak memberikan kerangka waktu kapan pasokan air akan pulih," kata kantor berita Xinhua. Lebih dari 300 pekerja dikerahkan untuk memperbaiki pipa yang rusak. Penduduk sebagian besar mengandalkan air botol selama 48 jam terakhir ini.

Pihak berwenang memerintahkan 25 truk pemadam kebakaran mengirimkan air untuk keperluan di samping air minum untuk penduduk di kota itu mulai pukul 05.00 sampai pukul 20.00 setiap hari."Pihak berwenang kota bekerja keras untuk menjamin pasokan air botol yang memadai dan berikrar akan mengekang manipulasi harga," katanya.

Badai-badai di Jilin telah menewaskan atau menyebabkan hilang sekitar 100 orang dalam beberapa hari belakangan ini. Sekitar 1.000 orang tewas tahun in akibat banjir yang menghancurkan beberapa daerah sebagian besar di China tengah dan selatan.

"Bendungan yang bobol memusnahkan desa Dahe, Jilin, menewaskan sedikitnya 20 orang. Hujan diperkirakan akan turun lagi sampai akhir pekan ini," katanya.

------------------------
" Alam dan Adat Bicara"
READ MORE - Banjir China Rusak Pasokan Air Bersih

Api Melalap Rumah dan Puluhan Kios


Liputan6.com, Bandung: Sebuah rumah di Jalan Kebon Kembang, Bandung, Jawa Barat, Senin (2/8), dilalap si jago merah. Saat kejadian, banyak warga yang berada tak jauh dari lokasi di kawasan padat penduduk itu. Sehingga mereka dapat bahu membahu dengan petugas pemadam kebakaran untuk memadamkan api agar tak menjalar ke rumah lain.

Tak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Sejauh ini, polisi menduga kebakaran dipicu hubungan pendek arus listrik.

Kebakaran ini adalah peristiwa kedua dalam sehari di Kota Bandung. Sebelumnya subuh dini hari, sekitar 20 kios penjual kayu di kawasan Jalan Pasir Koja dilalap api [baca: Puluhan Lapak Penjual Kayu Terbakar].(BOG)

------------------------
" Alam dan Adat Bicara"
READ MORE - Api Melalap Rumah dan Puluhan Kios

Ludes, Gudang Kayu di Bandung Terbakar


JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah gudang kayu di Jl Terusan Pasir Koja, Kota Bandung, Jawa Barat, terbakar sejak Senin (2/8/2010) sekitar pukul 01.00.

Penyebab kebakaran maupun ada tidaknya korban belum diketahui. Hingga beberapa menit lalu, api masih terus membesar di kompleks pergudangan seluas kira-kira 3.000 meter persegi itu.

Menurut warga bernama Yudi Dirgantara kepada Radio Elshinta, bangunan gudang tersebut sudah terlihat rata dengan tanah. Ludes.

Dikatakan, api terlihat sedang melalap tumpukan kayu yang memenuhi seluruh gudang tersebut. "Seluruh kayu terbakar," katanya. Sementara, upaya pemadaman terus dilakukan petugas dibantu warga.

------------------------
" Alam dan Adat Bicara"
READ MORE - Ludes, Gudang Kayu di Bandung Terbakar

Taksi Terbakar di Kolong Fly Over Grogol


Liputan6.com, Jakarta: Sebuah Taksi Kosati Jaya terbakar di kolong fly over Grogol tepatnya Jalan Kyai Tapa, Jakarta Barat, Senin (2/8) sekitar pukul 14.00 WIB. Akibat ini arus lali lintas di lokasi kejadian terjadi kepadatan cukup panjang karena kendaraan yang melintas mengurangi laju kendaraannya.

Menurut keterangan polisi, taksi nahas tersebut bernopol B 1048 MU. Dalam peristiwa tidak ada korban jiwa karena pengemudi maupun penumpang dengan cepat keluar dari mobil. Belum diketahui penyebab dari peristiwa ini. Petugas kepolisian sudah berada di lokasi kejadian untuk mengurai kemacetan.(TMC)

------------------------
" Alam dan Adat Bicara"
READ MORE - Taksi Terbakar di Kolong Fly Over Grogol

Dua Warung dan Uang 25 Juta Ludes Dilalap Api


Liputan6.com, Rembang: Kebakaran akibat kebocoran tabung gas kembali terjadi. Hari ini (2/8) di Rembang, Jawa tengah, dua warung ludes dilalap si jago merah tanpa sisa, termasuk uang tunai 25 juta rupiah yang disimpan di dalam warung.

Dua warung makan yang nahas itu milik Winarti dan Sumijah di kawasan jalan pantura, desa Banyudono, Kecamatan Kaliori, Rembang, Jawa Tengah. Kedua pemilik warung itu tidak bisa berbuat apa-apa selain hanya histeris melihat warungnya terbakar tanpa sisa.

Kencangnya hembusan angin membuat kobaran api cepat membesar. Trafo listrik bertegangan tinggi yang ada di atas warung ikut terbakar da meledak sehingga api makin besar. Petugas pemadam kebakaran yang datang ke lokasi kejadian pun dibuat kualahan.

Api baru bisa dijinakkan setelah dua unit mobil pemadam kebakaran bekerja keras selama satu jam.Menurut petugas pemadam kebakaran, Ruslim, api diduga berasal dari percikan api konsleting listrik yang kemudian menyambar tabung gas yang bocor, sehingga menimbulkan ledakan yang berakhir dengan kebakaran.(mla)

------------------------
" Alam dan Adat Bicara"
READ MORE - Dua Warung dan Uang 25 Juta Ludes Dilalap Api

Minggu, 01 Agustus 2010

Korban Banjir Diserang Penyakit


Liputan6.com, Nowshera: Di wilayah Nowshera, barat laut Pakistan, level ketinggian banjir mulai turun, Ahad (1/8). Keadaan ini mendorong warga meninggalkan pengungsian dan kembali ke tempat tinggal mereka. Namun, tim medis di pengungsian mendapatkan banyak korban banjir yang diserang penyakit.

Menurut para dokter, wabah diare, demam, dan penyakit kulit saat ini tengah menyerang dan dinilai sangat mengancam kesehatan warga. Sejauh ini dilaporkan korban banjir telah mencapai 900 orang dan banyak warga yang masih dinyatakan hilang. Sementara laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa menyebutkan sekitar sejuta warga di seluruh Pakistan terkena dampak dari bencana ini.

Sementara itu, ribuan rumah dan jalan-jalan serta sedikitnya 45 jembatan di barat laut Pakistan rusak. Banjir ini dinilai sebagai banjir terburuk yang melanda Pakistan sejak 1929 [baca: Warga Pakistan Mulai Bersihkan Sisa Banjir].(ASW/YUS).

------------------------
" Alam dan Adat Bicara"
READ MORE - Korban Banjir Diserang Penyakit

Aktivitas di Stasiun Pondok Cina Normal


Liputan6.com, Depok: Pascakebakaran di Stasiun Pondok Cina, Depok, Jawa Barat, Ahad (1/8) siang. lalu lintas kereta api sudah kembali normal. Namun, kurangnya jumlah lokasi tiket menyulitkan serta membingungkan para calon penumpang. Akibatnya, antrean pun terjadi [baca: Pascakebakaran, KA di Pondok Cina Tetap Beroperasi].

Meski demikian, pihak stasiun tetap berupaya memberikan pelayanan kepada para calon penumpang. Selain itu, petugas juga membersihkan puing-puing, mereka juga terus memperbaiki jaringan komunikasi antarstasiun.

Stasiun Pondok Cina, Depok, terbakar Sabtu (31/7) dini hari. Puluhan kios serta sepeda motor ludes di lalap si jago merah. Hingga kini, sumber api masih dalam penyelidikian. Dugaan sementara, sumber api berasal dari parkiran sepeda motor [baca: Polisi Usut Penyebab Kebakaran Stasiun Pondok Cina].(BOG)

------------------------
" Alam dan Adat Bicara"
READ MORE - Aktivitas di Stasiun Pondok Cina Normal

Korban Tewas Banjir Pakistan 900 Orang


ISLAMABAD, KOMPAS.com — Banjir bandang yang melanda Pakistan pada hari Jumat telah menelan korban tewas sementara sebanyak 900 orang. Sekitar 342 orang dikabarkan sakit dan ratusan orang lagi diberitakan hilang. Sedikitnya sekitar satu juta orang telantar akibat rumah dan harta benda mereka hancur akibat banjir.

"Sekitar 800 orang tewas di wilayah kami. Banjir juga merusak infrastruktur sehingga menyulitkan pendistribusian bantuan," kata Mian Iftikhar Hussain, juru bicara Pemerintah Provinsi Khyber Pakhtunkhwa (KP), Minggu (1/8/2010). Pihak Pemerintah Pakistan juga menyerukan agar masyarakat internasional memberi bantuan kemanusiaan bagi para korban banjir yang kondisinya saat ini sangat memprihatinkan.

Badan rusan bencana nasional Pakistan atau Pakistan’s National Disaster Management Authority (NDMA) telah meminta PBB dan masyarakat internasional untuk segera memberi bantuan. "Ini merupakan bencana banjir terburuk, yang terjadi dalam 81 tahun terakhir di negara itu," lapor jaringan televisi negara.

Menurut tim SAR, ratusan desa, jembatan, jalan-jalan, dan harta benda senilai miliaran dollar AS musnah disapu banjir. Pasukan angkatan laut, darat, dan udara serta puluhan tim penyelamat dari pemerintah dan non-pemerintah sedang sibuk membantu para korban.

------------------------
" Alam dan Adat Bicara"
READ MORE - Korban Tewas Banjir Pakistan 900 Orang

Korban Kebakaran Dievakuasi


SURABAYA, KOMPAS.com — Dua pekerja di gudang tiner di Jalan Karang Asem, Surabaya, yang terbakar pada Sabtu (31/7/2010), ditemukan tewas. Tim dari kepolisian mengevakuasi jenazah korban pada Minggu (1/8/2010).

Proses evakuasi korban bernama Santo dan Tatang itu tengah berlangsung. Saat ini, polisi sedang mengidentifikasi dua korban asal Saradan, Madiun, tersebut. Korban rencananya akan dibawa ke kamar jenazah RS Dokter Sutomo, Surabaya.

Sebelum kebakaran, dua korban diduga sedang tidur di kamar gudang. Mereka tidak bisa keluar kamar karena api sudah berkobar di luar kamar. Sementara jendela kamar dipasangi terali.

Saat ini, warga di sekitar lokasi kebakaran sedang berkumpul dan menyaksikan proses evakuasi. Sebagian menyatakan resah sejak lama dengan keberadaan gudang di tengah permukiman itu. Apalagi, gudang menyimpan bahan mudah terbakar.

------------------------
" Alam dan Adat Bicara"
READ MORE - Korban Kebakaran Dievakuasi

Jumat, 30 Juli 2010

Teror Elpiji Belum Berakhir


Liputan6.com, Sumedang: Korban ledakan elpiji terus berjatuhan. Kali ini terjadi di sebuah warung di Sumedang, Jawa Barat. Peristiwa mengenaskan yang terjadi Kamis (29/7) malam ini memang tidak menimbulkan korban jiwa. Namun warung yang merupakan usaha satu-satunya milik Uun dan Enung ini ludes.

Ketika teror ledakan gas makin menghantui, masyarakat miskin pengguna elpiji tiga kilogram kembali ke kayu bakar. Seperti yang dilakukan beberarapa warga di Cilegon, Banten.(IAN)

------------------------
" Alam dan Adat Bicara"
READ MORE - Teror Elpiji Belum Berakhir

Pipa Meledak, 12 Orang Tewas

BEIJING - Rangkaian bencana di Tiongkok belum mandek. Sebuah ledakan hebat dari pipa kimia mengguncang kawasan sebelah timur Tiongkok kemarin pagi (28/7). Tidak kurang dari 12 orang tewas dan lebih dari 300 lainnya terluka dalam ledakan yang membuat Kota Nanjing, ibu kota Provinsi Jiangsu, tersebut berselimut asap hitam.

Menurut kantor berita Tiongkok Xinhua, ledakan hebat itu terjadi sekitar pukul 10.00 waktu setempat atau sekitar pukul 09.00 WIB. ''Akibat ledakan pipa kimia itu, kawasan di sekitar rusak parah,'' terang salah seorang petugas yang diwawancarai Xinhua seperti dilansir Agence France-Presse. Sampai beberapa jam setelah ledakan terjadi, Nanjing masih tertutup asap tebal.

Banyaknya korban yang terluka membuat bank darah di Jiangsu kewalahan. Sebagian besar rumah sakit di provinsi tersebut juga mulai kehabisan stok darah. ''Sejumlah besar warga terluka dan harus dirawat di rumah sakit. Kami membutuhkan banyak darah,'' tulis bank darah Jiangsu dalam situs resminya. Menanggapi seruan itu, warga di sekitar lokasi ledakan pun berbondong-bondong mendonorkan darah.

Stasiun televisi nasional melaporkan, ledakan hebat tersebut merenggut nyawa 12 orang. Sebelumnya, Xinhua menyebut jumlah korban tewas enam orang. Namun, bersamaan dengan itu, media Tiongkok lainnya melaporkan, enam korban selain yang disebut Xinhua sudah disemayamkan di kamar mayat. Jumlah korban tewas masih mungkin bertambah. Sebab, evakuasi terus berlangsung.

Berdasar investigasi awal oleh kepolisian provinsi, diketahui bahwa pipa kimia yang meledak itu milik sebuah pabrik plastik. Saat ledakan terjadi, pabrik plastik yang sudah tidak beroperasi tersebut sedang dibongkar. Diduga kuat, masih ada sisa ethyl (etil) dalam saluran yang memang biasa digunakan untuk mengalirkan zat kimia tersebut. Ledakan lantas dipicu mesin sepeda motor yang kebetulan dinyalakan di dekat pipa. (hep/c5/dos)

------------------------
" Alam dan Adat Bicara"
READ MORE - Pipa Meledak, 12 Orang Tewas